Record Details

KETERKAITAN SEKTOR EKONOMI DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI JAWA: PENDEKATAN SOCIAL ACCOUNTING MATRIX

Jurnal Sosial-Ekonomi Pertanian dan Agribisnis

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title KETERKAITAN SEKTOR EKONOMI DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI JAWA: PENDEKATAN SOCIAL ACCOUNTING MATRIX
 
Creator SINAGA, BONAR M.
ALIM, MOCH RUM
 
Subject Sectoral Linkages, Multiplier, Unemployment, Poverty, Income Distribution (Keterkaitan Sektoral, Multiplier, Pengangguran, Kemiskinan, Distribusi Pendapatan)
 
Description ABSTRACT The objective of this study is to analyze economic sectors linkages, output multipliers, value added multipliers, and household income distribution in Java. The results of this study find that: (1) food, beverages, and tobacco industry sectors, and trade, hotel and restaurant sectors, tend to market oriented, so that less linkages with other sectors in backward to growth, (2) forestry and hunting sectors have small linkages vertically with wood and wood products industry, (3) economic injection of any sectors is in favor of household groups in the urban than household groups in the rural, (4) in general, distribution of the increase household income in Java is tend to divergent. If Indonesian government can reordering position of food, beverages and tobacco industry, and trade, hotel and restaurant sectors, it will increase output of other sectors, and then will reduce unemployment and poverty. Keywords: Sectoral Linkages, Multiplier, Unemployment, Poverty, Income Distribution ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antar sektor ekonomi, multiplier output, multiplier nilai tambah dan distribusi pendapatan rumahtangga di Jawa. Hasil studi menunjukkan bahwa : (1) sektor industri makanan, minuman dan tembakau, serta sektor perdagangan, restoran dan hotel relatif lebih berorientasi pasar, sehingga kurang mampu menarik sektor-sektor yang di belakangnya untuk tumbuh, (2) sektor kehutanan dan perburuan dengan sektor industri kayu dan barang-barang dari kayu, kurang terkait secara vertikal, (3) injeksi ekonomi pada sektor manapun selalu lebih menguntungkan golongan rumahtangga di kota daripada golongan rumahtangga di desa, dan (4) umumnya distribusi kenaikan pendapatan rumahtangga di Jawa berada pada posisi divergen. Jika pemerintah dapat menata ulang posisi sektor industri makanan, minuman dan tembakau serta sektor perdagangan, restoran dan hotel, maka output sektor-sektor lainnya akan meningkat, yang pada gilirannya akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Kata kunci: Keterkaitan Sektoral, Multiplier, Pengangguran, Kemiskinan, Distribusi Pendapatan
 
Publisher Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Jalan PB.Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia. Telp: (0361) 223544 Email: soca@unud.ac.id
 
Date 2012-11-29
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ojs.unud.ac.id/index.php/soca/article/view/4199
 
Source SOCA (SOCIO-ECONOMIC OF AGRICULTURRE AND AGRIBUSINESS); Vol. 7, No. 2 Juli 2007
2615-6628
1411-7177
 
Language eng
 
Relation https://ojs.unud.ac.id/index.php/soca/article/view/4199/3184