Record Details

VULNERABILITY ASSESSMENT OF WATER RESOURCES TO CLIMATE VARIABILITY IN AESESA WATERSHED, FLORES ISLAND, NUSA TENGGARA TIMUR

Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan

View Archive Info
 
 
Field Value
 
Title VULNERABILITY ASSESSMENT OF WATER RESOURCES TO CLIMATE VARIABILITY IN AESESA WATERSHED, FLORES ISLAND, NUSA TENGGARA TIMUR
PENILAIAN TINGKAT KERENTANAN SUMBER DAYA AIR TERHADAP VARIABILITAS IKLIM DI DAS AESESA, PULAU FLORES, NUSA TENGGARA TIMUR
 
Creator Pujiono, Eko
 
Subject Vulnerability assessment; water resources; climate variability, watershed
Penilaian kerentanan; sumber daya air; Variabilitas iklim; DAS
 
Description This study aimed to assess the level of  vulnerability of  water resources on the climate variability of  Aesesa Watershed, NTT Province. Vulnerability assessments using IPCC concept, where the vulnerability as a function of  exposure, sensitivity and adaptive capacity. Criteria and indicators of  those function were obtained from previous studies, then given a score and weighting in accordance with the degree of  importance, spatially display and overlay, to produce vulnerability map. The results showed that the trend of  annual temperature in the upper watershed in recent years is decreased, while in the middle and lower areas are increased. The annual precipitation showed an  trend in the , while in the middle and  showed a declining trend. increasing upper area lower areas Related to water resources, the river's stream flows are relatively stable in the last five years. Water quality assessment in the river is categorized as lightly polluted in the upstream and moderately polluted in the downstream. Based on vulnerability map, the watershed is classified into highly vulnerable (54%), moderately vulnerable (13%) and lowly vulnerable (33%). Such results could be useful for the Watershed Authority and other stakeholders to establish strategies, plans and actions for addressing problems on vulnerability of  water resource.
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan sumber daya air terhadap variabilitas iklim di DAS Aesesa Provinsi NTT. Penaksiran kerentanan menggunakan konsep IPCC, dimana kerentanan merupakan fungsi dari keterpaparan, sensitivitas dan kapasitas adaptif. Kriteria dan indikator keterpaparan, sensitivitasdan kapasitas adaptif didapatkan dari kajian terdahulu. Kriteria dan indikator kemudian diberikan skor dan bobot sesuai derajat kepentingannya dan disajikan secara spasial serta dilakukan overlay untuk mendapatkan peta kerentanan. Hasil menunjukkan bahwa tren suhu tahunan di hulu DAS dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, sedangkan di bagian hilir mengalami kenaikan. Sementara indikator curah hujan tahunan, di daerah hulu DAS menunjukkan tren kenaikan, sedangkan di daerah tengah dan hilir tren menurun.Terkait dengan kuantitas air, Sungai Aesesa, sungai utama di DAS Aesesa mempunyai debit yang relatif sama selama lima tahun terakhir. Kualitas air di Sungai Aesesa dikategorikan cemar ringan di hulu dan cemar sedang di hilir dalam beberapa tahun terakhir . Peta kerentanan menunjukkan bahwa sekitar 54% wilayah DAS memiliki tingkat kerentanan tinggi, 13% diklasifikasikan ke tingkat kerentanan sedang dan 33% dikategorikan ke tingkat kerentanan rendah. Hasil kajian ini bisa bermanfaat bagi pengelola DAS, atau pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun strategi, rencana dan aksi dalam menanggulangi masalah kerentanan sumber daya air.
 
Publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim
 
Contributor

 
Date 2016-03-04
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPSEK/article/view/966
10.20886/jpsek.2015.12.3.177-195
 
Source Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan; Vol 12, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan; 177-195
Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan; Vol 12, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan; 177-195
2502-4221
1979-6013
 
Language eng
 
Relation http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPSEK/article/view/966/pdf
 
Rights Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan